Friday, December 18, 2015

Tugas SISTEM KOMUNIKASI INDONESIA


Teori Apprehension

Teori apprehension ini merupakan teori kecemasan. Dalam teori ini bisa juga disebut dengan teori communication social anxiety dimana seseorang merasakan kecemasan saat melakukan suatu komunikasi terhadap khalayak, baik itu dalam khayalak massa ataupun individu. Seseorang dapat merasakan anxiety/ kecemasan ini apabila dalam berdiskusi ia cenderung khawatir apabila  yang ia sampaikan itu dianggap salah oleh oranglain. Kecemasan sosial mengacu pada tekanan psikologis yang dialami dalam reaksi terhadap Kehadiran orang.
            Milles Patterson  dan Ficky Rittes mengemukakan bahwa seseorang yang mengalami SCA (Social Communication Anxiety) yaitu memiliki criteria, yang pertama rona pada pipinya itu menjadi merah, detak jantungnya itu menjadi lebih cepat, dan yang lainnya. Dalam teori ini dapat dipaparkan suatu model factor yang dapat mempengaruhi sifat kecemasan itu sendiri.
1.      kecenderungan merasakan emosi
2.      kecenderungan menikmati berada dalam kelompok menjadi tegas dan berfikir optimis
3.      kecenderungan menjadi reflektif berimajinasi dan berfikir mandiri
4.      kecenderungan untuk menyukai dn menjadi simpatik terhadap orang lain
5.      dan kecenderungan menjadi disiplin.
Dari beberapa jenis itu dapat di jelaskan juga secara rincinya. Nah disini salah satunya ada yang disebutkan yaitu kecenderungan menjadi disiplin, maksudnya adalah ketika seseorang merasakan kecemasan jika takut untuk dating kekampus terlambat maka orang tersebut akan berusaha dating lebih awal dari jam yang telah dijadwalkan untuk kuliah agar pada saat seorang mahasiswa itu sampai dikampus tidak terlambat. Maka itu salah satu cara untuk menetralisir rasa kecemasan yang ia rasakan ketika dating kuliah dengan waktu terlambat. 
contoh: 
Hasil gambar untuk gambar yang berhubungan dengan teori apprehension Fenomena umum yang terjadi dalam kelas saya sendiri untuk contoh teori ini adalah ketika seorang mahasiswa melakukan suatu presentasi di kelas dan banyak teman-teman nya yang menyaksikan ia presentasi didepan malah seorang mahasiswa itu mengalami kecemasan dalam berkomunikasi disebabkan ia takut apa yang akan dia sampaikan itu salah dan akan di jatuhkan bahkan ditertawakan oleh teman-temannya yang lain. Padahal semua itu hanyalah imajinasi dia saja saat akan melakukan presentasi, maka dari itu ia merasakan yang namanya kecemasan dalam berkomunikasi. Seorang mahasiswa merasakan hal ini dikarenakan dia pernah mengalami hal tersebut sehingga ia merasakan kecemasan yang sama pada saat akan melakukan suatu hal yang sama.
Dari contoh-contoh diatas dan paparan dari jenis-jenis kecenderungan tersebut dapat digunakan untuk menjelaskan berbagai perilaku dan karakter setiap individu/khalayak.  

No comments:

Post a Comment