![]() |
| wisata Bendungan Air Manjunto yang terletak di Kabupaten Mukomuko Untuk menuju lokasi ini, kita hanya butuh melewati perjalanan sejauh 20 Km dari Kota Mukomuko |
Ari Dewi Setyowati
Wednesday, May 24, 2017
Wisata di Kabupaten Mukomuko
Tuesday, May 16, 2017
Tugas Fotografi 7
Tuesday, May 9, 2017
Tuesday, April 25, 2017
Tugas Fotografi 5
1. Foto Esai
2. Foto Seri
![]() |
| 1.1 aksi aliansi BEM FISIP se Sumatra |
![]() | |
| 1.2 pedagang kaki lima |
![]() |
| 1.3 pentingnya peran pemerintah |
![]() |
| 2.1 pembukaan acara aliansi BEM FISIP se Sumatra |
![]() |
| 2.2 lomba debat sebagai rangkaian acara |
![]() |
| 2.3 rangkaian kegiatan (aksi) |
![]() |
| 2.4 field trip sebagai akhir rangkaian acara |
![]() |
| 2.5 penutupan ditutup dengan acara makrab |
Tuesday, April 4, 2017
Tuesday, March 21, 2017
Tuesday, March 14, 2017
Tugas Fotografi 2
Tugas Fotografi ke-2.
![]() |
| 1. Foreground fokus objek yang diambil yaitu di depan. |
![]() |
| 2. Background Pengambilan objek pada Background yaitu fokus objek berada di belakang, dan wilayah depan objek tidak jelas/ blur. |
![]() |
| 3. Jarak Pandang objek yang diambil yaitu manusia/ hewan yang sedang melihat sesuatu. |
![]() |
| 4. Speed Rendah, 0,5. |
Monday, February 27, 2017
Tugas Fotografi 1
Tugas Fotografi : 4 angle dalam fotografi.
1. Frog Eye Angle
dimana posisi kamera dengan objek yang akan di potret berada dalam posisi yang sejajar yaitu kamera harus hampir saja menyentuk tanah.
2. Low Angle
dimana pengambilan gambar yaitu objek nya berada pada posisi yang lebih tinggi dari kamera dan kamera di arahkan untuk condong ke atas.
3. High Angle
cara pengambilan gambar yang dilakukan dari atas objek yang akan diambil atau di potret. dalam angle ini si fotografer harus berada pada posisi yang lebih tinggi ketimbang objek yang akan ia potret.
4. Bird Angle
sudut pengambilan gambar yang dilakukan dari atas ketinggian dan objek yang diambil terlihat lebih luas. sudut pengambilan dalam Bird Angle, posisi fotografer berada pada posisi yang paling tinggi, kita memiliki area pandang yang sangat luas.
1. Frog Eye Angle
dimana posisi kamera dengan objek yang akan di potret berada dalam posisi yang sejajar yaitu kamera harus hampir saja menyentuk tanah.
![]() |
| Frog Eye |
![]() |
| Frog Eye |
dimana pengambilan gambar yaitu objek nya berada pada posisi yang lebih tinggi dari kamera dan kamera di arahkan untuk condong ke atas.
| Low Angle |
![]() |
| Low Angle |
cara pengambilan gambar yang dilakukan dari atas objek yang akan diambil atau di potret. dalam angle ini si fotografer harus berada pada posisi yang lebih tinggi ketimbang objek yang akan ia potret.
| High Angle |
![]() |
| High Angle |
![]() |
| high angle |
sudut pengambilan gambar yang dilakukan dari atas ketinggian dan objek yang diambil terlihat lebih luas. sudut pengambilan dalam Bird Angle, posisi fotografer berada pada posisi yang paling tinggi, kita memiliki area pandang yang sangat luas.
![]() |
| Bird Angle |
![]() |
| Bird Angle |
Friday, December 18, 2015
tugas PTKOM
Teori
Akomodasi
Teori Akomodasi merupakan salah satu
teori yang sangat berpengaruh terhadap perilaku komunikasi seseorang. Howard
Gilles dan para Kologannya menybutkan bahwa mengapa dan kenapa kita harus
menyesuaikan perilaku komunikasi kita terhadap orang lain, nah dalam hal ini
dari segi aspek teori dapat di bagi menjadi dua. Yang pertama yaitu Pemusatan Convergen dan keduan yaitu Pelebaran Divergen. Biasanya dalam kedua hal ini
bagian pada Pelebaran Divergen itu
lebih Nampak dan terlihat prosesnya dibandingkan dengan pelekatan convergen, karena suatu perilaku yang
berusaha di tirukan itu akan lebih terlihat ketika para pembicara/ plagiat
mulai melebih-lebihkan perbedaan diantara mereka.
Pada saat kita melakukan persamaan
dengan lawan bicara kita itu dapat dipengaruhi oleh beberapa factor, diantara
nya yaitu aksen, kecepatan, kerasnya suara, kosakata, gerak tubuh, tata bahasa
dan lain-lain.
Contoh:
Disini
saya akan menarik suatu fenomena yang terjadi dengan lingkunga saya, disni
fenomena yang ada yaitu dipengaruhi oleh banyak hal, yang pertama yaitu karena
perbedaan bahasa. Saat saya ngobrol dengan teman saya yang orang medan maka
saya berusaha menyesuaikannya karena tidak mungkin saya menggunakan bahasa jawa
dan jika saya melakukan hal itu maka akan terjadi miss kiomunikasi diantara
kami. Nah dari sinilah ketika saya menirukan bahasa dan logat teman saya,
karena ngak ngerti maka saya menirukannya terlalu berlebihanbaik dari segi
aksen, kerasnya suara dan lain-lain. Maka dari itu pada saat kita ingin melakukan
penyesuaian janganlah terlalu berlebihan, karena itu kesannya menjadi tidak
baaik dan jika ada orang yang melihatnya tetapi tidak memahaminya maka kita di
fikirannya mengejek teman kita sendiri atau merendahkan suku atau bahasa yang
di gunakan oleh teman kita tersebut.Tugas SISTEM KOMUNIKASI INDONESIA
Teori
Apprehension
Teori
apprehension ini merupakan teori kecemasan. Dalam teori ini bisa juga disebut
dengan teori communication social anxiety dimana seseorang merasakan kecemasan
saat melakukan suatu komunikasi terhadap khalayak, baik itu dalam khayalak
massa ataupun individu. Seseorang dapat merasakan anxiety/ kecemasan ini
apabila dalam berdiskusi ia cenderung khawatir apabila yang ia sampaikan itu dianggap salah oleh
oranglain. Kecemasan sosial mengacu pada tekanan psikologis yang dialami dalam reaksi
terhadap Kehadiran orang.
Milles Patterson dan Ficky Rittes mengemukakan bahwa seseorang
yang mengalami SCA (Social Communication Anxiety) yaitu memiliki criteria, yang
pertama rona pada pipinya itu menjadi merah, detak jantungnya itu menjadi lebih
cepat, dan yang lainnya. Dalam teori ini dapat dipaparkan suatu model factor
yang dapat mempengaruhi sifat kecemasan itu sendiri.
1. kecenderungan
merasakan emosi
2. kecenderungan
menikmati berada dalam kelompok menjadi tegas dan berfikir optimis
3. kecenderungan
menjadi reflektif berimajinasi dan berfikir mandiri
4. kecenderungan
untuk menyukai dn menjadi simpatik terhadap orang lain
5. dan
kecenderungan menjadi disiplin.
Dari beberapa jenis itu dapat di
jelaskan juga secara rincinya. Nah disini salah satunya ada yang disebutkan
yaitu kecenderungan menjadi disiplin, maksudnya adalah ketika seseorang
merasakan kecemasan jika takut untuk dating kekampus terlambat maka orang
tersebut akan berusaha dating lebih awal dari jam yang telah dijadwalkan untuk
kuliah agar pada saat seorang mahasiswa itu sampai dikampus tidak terlambat.
Maka itu salah satu cara untuk menetralisir rasa kecemasan yang ia rasakan
ketika dating kuliah dengan waktu terlambat.
contoh:
Dari
contoh-contoh diatas dan paparan dari jenis-jenis kecenderungan tersebut dapat
digunakan untuk menjelaskan berbagai perilaku dan karakter setiap
individu/khalayak.
Subscribe to:
Posts (Atom)






























